<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Potter.web.id &#124; Blog IT Neng Lilis &#187; Web Programming</title>
	<atom:link href="http://www.potter.web.id/tag/ilmu-website/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.potter.web.id</link>
	<description>Review Website, software, Wordpress, etc.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 13:07:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sekilas tentang Register Globals</title>
		<link>http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 09:42:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel IT]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial CMS]]></category>
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/</guid>
		<description><![CDATA[Share Berikut ilmu tambahan lagi yang sudah saya dapatkan dari team support Provider hosting dan reseller WebiiHost.com yang baik hati perihal register_global ON.semoga dapat membantu memberikan pencerahan juga buat teman &#8211; teman pembaca setia blogIT saya ini juga. Fungsi settingan register_globals on memang tidak direkomendasi untuk digunakan, karena sering menyebabkan script gampang terhack. Dari pengembang php sendiri, fasilitas register globals on sudah mulai deprecated di versi 5.3, dan akan full di tiadakan di versi 6. Jadi saran terbaiknya adalah mendevelop scriptnya dengan tanpa dukungan register_globals. Misal ada text box dengan nama abc, dikirimkan melalui form dengan method post/get, dengan dukungan register_globals, variable tersebut dapat langsung di baca di $abc. Tanpa dukungan register_globals variablenya tetap dapat di baca tapi tidak langsung di $abc tapi di $_POST atau $_GET (tergantung form actionnya post atau get) atau $_REQUEST (tidak peduli form actionnya post atau get). &#8212; Untuk refferensi artikelnya di internet, lebih jelasnya salah satunya silahkan baca diazup.blogspot.com/2009/07/penggunaan-get-dan-post-dalam-php.html Penulis: Lilis Mayasari/ lieZMaya Sumber: Team support WebiiHost.com Semoga bermanfaat, oya jangan lupa yang pengen punay bisnis tambahan bisa gabung dan belajar internet marketing bersama d&#8217;BCN dan oriflame, cek disini yaaa www.jutawanrupiah.tk]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fsekilas-tentang-register-globals%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Sekilas tentang Register Globals" data-url="http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><blockquote><p><a href="http://www.potter.web.id/wp-content/uploads/2011/12/image.png"><img style="display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px; border: 0px;" title="image" src="http://www.potter.web.id/wp-content/uploads/2011/12/image_thumb.png" alt="image" width="100" height="100" align="left" border="0" /></a> Berikut <a title="ilmu" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">ilmu</a> <a title="tambahan" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">tambahan</a> lagi yang sudah <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> dapatkan dari team support <a title="Provider" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">Provider</a> <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> dan reseller <a title="WebiiHost" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">WebiiHost</a>.com yang baik hati perihal <strong>register_global ON</strong>.semoga dapat membantu memberikan pencerahan juga buat teman &#8211; teman pembaca setia blogIT <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> ini juga.</p></blockquote>
<p><span style="text-decoration: underline;">Fungsi settingan <strong>register_globals on memang tidak direkomendasi untuk digunakan</strong></span><strong>, karena sering menyebabkan script gampang terhack</strong>.<br />
Dari pengembang php sendiri, fasilitas register globals on sudah mulai deprecated di versi 5.3, dan akan full di tiadakan di versi 6.<br />
Jadi saran terbaiknya adalah mendevelop scriptnya dengan tanpa dukungan register_globals.<br />
Misal ada text box dengan nama abc, dikirimkan melalui form dengan method post/get, dengan dukungan register_globals, variable tersebut dapat langsung di baca di $abc.<br />
Tanpa dukungan register_globals variablenya tetap dapat di baca tapi tidak langsung di $abc tapi di $_POST atau $_GET (tergantung form actionnya post atau get) atau $_REQUEST (tidak peduli form actionnya post atau get).<br />
&#8212;<br />
Untuk refferensi artikelnya di internet, lebih jelasnya salah satunya silahkan baca diazup.blogspot.com/2009/07/penggunaan-get-dan-post-dalam-php.html</p>
<blockquote><p>Penulis: <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="Mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Mayasari</a>/ <a title="lieZMaya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">lieZMaya</a><br />
Sumber: Team support <a title="WebiiHost" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">WebiiHost</a>.com</p>
<p>Semoga bermanfaat, oya jangan lupa yang pengen punay bisnis <a title="tambahan" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">tambahan</a> bisa gabung dan <a title="belajar" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">belajar</a> internet marketing bersama d&#8217;BCN dan <a title="oriflame" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">oriflame</a>, cek disini yaaa <a href="http://www.jutawanrupiah.tk">www.jutawanrupiah.tk</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/sekilas-tentang-register-globals/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Tips Pembuatan Website Untuk Pemula</title>
		<link>http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 May 2011 16:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/</guid>
		<description><![CDATA[Share Sekedar gambaran saja bagi anda para pemula yang belum menngerti dan ingin belajar membuat website dari awal..no problem, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Sempat teringat salah stau teman online saya yang beberapa waktu lalu menanyakan tentang pertanyaan dasar dalam membuat website dari nol tanpa pengetahuan sedikit pun sama sekali, namun ia berkeinginan kuat untuk belajar, padahal kalau dilihat dari usia Wow fantastis, beliau sudah berumur setengah abad lebih, seumur dengan mendiang kakek saya, saya sangat salut kepada beliau! Baiklah, tanpa banyak basa basi lagi saya coba menerangkan dengan bahasa yang sesederhana mungkin agar mudah anda mengerti, dan mohon CIMMW buat para blogger yang sudah handal ilmunya diatas saya, akan sangat &#8211; sangat saya hargai. Well, ada sangat banyak cara mendevelop website. Umumnya cara cara tsb dapat di bagi menjadi 2 kelompok, Cara manual dan cara instan, berikut sekilas penjelasannya: 1. Cara Manual. Yaitu mulai dari belajar bahasa paling dasar dalam menyusun website, yaitu HTML. Setelah itu mungkin bisa di lanjutkan dengan mempelajari tools tools untuk mempermudah menyusun bahasa html tsb seperti dreamweaver. Dan jika ingin dikembangkan menjadi web dinamis, dapat dilanjutkan dengan mempelajari bahasa pemrograman web dan databasenya seperti php dan mysql, dan kemudian bisa di perdalam lagi dengan mempelajari tools tools framework untuk mempermudah pengembangan programming phpnya, seperti codeigniter .. dan seterusnya. Kekurangan cara manual ini, dibutuhkan ilmu yang lebih banyak untuk dapat mendevelop sebuah website, dan dibutuhkan waktu lebih lama untuk mendevelop sebuah website. Kelebihan cara manual ini, jika pemahaman setiap materinya di kuasai dengan baik, web jenis apapun yang akan dibuat akan dapat di implementasikan kedepannya jika anda serius mempelajarinya. &#160; 2. Cara instan. Cara instan membuat web umumnya dengan menggunakan content management system (CMS) yang sudah dikembangkan oleh programmer yang di desain sedemikan rupa sehingga setiap orang dapat mendevelop web dengan mudah walaupun orang tsb tidak mengerti sama sekali mengenai fondasi dasar pembuatan web seperti yg di jelaskan di cara manual. Kelebihan cara instan ini, tidak perlu pengetahuan banyak mengenai dasar dasar membuat website, tapi tetap perlu pengetahuan mengenai cara mengoperasikan cms yang digunakan. Jika mau menyediakan waktu untuk mengutak atik sedikit, umumnya cms cms yg tersedia saat ini sudah sangat user friendly, sehingga dapat dipelajari pengoperasiannya tanpa buku panduan. Tapi lebih baik lagi jika bapak juga membeli buku panduannya sehingga mempermudah pemahaman pengoperasiannya, untuk cms cms populer seperti wordpress, joomla, drupal, phpnuke rasanya sudah banyak tersedia di toko toko buku. Kekurangan cara instan ini, pengembangan fitur web terbatas fungsi fungsi yang tersedia di cms yang di gunakan, dan juga karena umumnya cms yg tersedia berupa opensource, dimana kode program dapat di pelajari oleh siapa saja, proses penemuan bugs/celah security nya pun lebih sering/cepat. Sehingga untuk menghindari webnya terhack oleh hacker, harus mengikuti terus perkembangan versi dari cms yg digunakan, misal muncul rilis versi baru, maka anda sebaiknya juga mengupdate/mengganti cmsnya dengan yang terbaru, karena biasanya di rilis versi baru juga terdapat perbaikan untuk menutup celah security yg ada di versi sebelumnya. Saat ini Di berbagai provider hosting baik Nasional maupun Internasional (terutama provider [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fsekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Sekilas Tips Pembuatan Website Untuk Pemula" data-url="http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="image" border="0" alt="image" align="left" src="http://www.potter.web.id/wp-content/uploads/2011/05/image1.png" width="157" height="150" /> Sekedar gambaran saja bagi anda para pemula yang belum menngerti dan ingin <a title="belajar" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">belajar</a> membuat website dari awal..no problem, tidak ada kata terlambat untuk <a title="belajar" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">belajar</a>. Sempat teringat salah stau teman online <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> yang beberapa waktu lalu menanyakan tentang pertanyaan dasar dalam membuat website dari nol tanpa pengetahuan sedikit pun sama sekali, namun ia berkeinginan kuat untuk <a title="belajar" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">belajar</a>, padahal kalau dilihat dari usia Wow fantastis, beliau sudah berumur setengah abad lebih, seumur dengan mendiang kakek <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a>, <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> sangat salut kepada beliau!</p>
<p>Baiklah, tanpa banyak basa basi lagi <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> coba menerangkan dengan bahasa yang sesederhana mungkin agar mudah anda mengerti, dan mohon CIMMW buat para blogger yang sudah handal ilmunya diatas <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a>, akan sangat &#8211; sangat <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> hargai.</p>
<p>Well, ada sangat banyak cara mendevelop website. Umumnya cara cara tsb dapat di bagi menjadi 2 kelompok, Cara manual dan cara instan, berikut sekilas penjelasannya:</p>
<p><strong>1. Cara Manual.      <br /></strong>Yaitu mulai dari <a title="belajar" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">belajar</a> bahasa paling dasar dalam menyusun website, yaitu HTML. Setelah itu mungkin bisa di lanjutkan dengan mempelajari tools tools untuk mempermudah menyusun bahasa html tsb seperti dreamweaver. Dan jika ingin dikembangkan menjadi web dinamis, dapat dilanjutkan dengan mempelajari bahasa pemrograman web dan databasenya seperti php dan mysql, dan kemudian bisa di perdalam lagi dengan mempelajari tools tools framework untuk mempermudah pengembangan programming phpnya, seperti codeigniter .. dan seterusnya. </p>
<p><strong>Kekurangan cara manual ini</strong>, dibutuhkan <a title="ilmu" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">ilmu</a> yang lebih banyak untuk dapat mendevelop sebuah website, dan dibutuhkan waktu lebih lama untuk mendevelop sebuah website. </p>
<p>Kelebihan cara manual ini, jika pemahaman setiap materinya di kuasai dengan baik, web jenis apapun yang akan dibuat akan dapat di implementasikan kedepannya jika anda serius mempelajarinya.</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>2. Cara instan.      <br /></strong>Cara instan membuat web umumnya dengan menggunakan <strong>content management system</strong> (CMS) yang sudah dikembangkan oleh programmer yang di desain sedemikan rupa sehingga setiap orang dapat mendevelop web dengan mudah walaupun orang tsb tidak mengerti sama sekali mengenai fondasi dasar pembuatan web seperti yg di jelaskan di cara manual. </p>
<p><strong>Kelebihan cara instan ini</strong>, tidak perlu pengetahuan banyak mengenai dasar dasar membuat website, tapi tetap perlu pengetahuan mengenai cara mengoperasikan cms yang digunakan. Jika mau menyediakan waktu untuk mengutak atik sedikit, umumnya cms cms yg tersedia saat ini sudah sangat user friendly, sehingga dapat dipelajari pengoperasiannya tanpa buku panduan. Tapi lebih baik lagi jika bapak juga membeli buku panduannya sehingga mempermudah pemahaman pengoperasiannya, untuk cms cms populer seperti <a title="wordpress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">wordpress</a>, joomla, drupal, phpnuke rasanya sudah banyak tersedia di toko toko buku. </p>
<p><strong>Kekurangan cara instan ini</strong>, pengembangan fitur web terbatas fungsi fungsi yang tersedia di cms yang di gunakan, dan juga karena umumnya cms yg tersedia berupa opensource, dimana kode program dapat di pelajari oleh siapa saja, proses penemuan bugs/celah security nya pun lebih sering/cepat. Sehingga untuk menghindari webnya terhack oleh hacker, harus mengikuti terus perkembangan versi dari cms yg digunakan, misal muncul rilis versi baru, maka anda sebaiknya juga mengupdate/mengganti cmsnya dengan yang terbaru, karena biasanya di rilis versi baru juga terdapat perbaikan untuk menutup celah security yg ada di versi sebelumnya. </p>
<p>Saat ini Di berbagai <a title="provider" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">provider</a> <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> baik Nasional maupun Internasional (terutama <a title="provider" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">provider</a> <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> yang sudah bertahun &#8211; tahun <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> percaya, yakni <strong><a title="WebiiHost" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">WebiiHost</a>.Com</strong>) sudah terdapat fitur Autoinstaller berbagai macam cms seperti Joomla,<a title="Wordpress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">WordPress</a>,OsCommerce, <a title="PhpBB" target="_blank" href="http://www.ngariung.com">PhpBB</a>, Drupal dlsb.     <br />Sehingga untuk implementasinya, jika melalui panduan buku, anda bisa menskip bagian bagian awal, tidak perlu mempelajari cara install dan konfigurasinya secara manual, karena prosesnya dapat dilakukan secara <a title="otomatis" target="_blank" href="http://www.voucher.web.id">otomatis</a> dengan beberapa klik saja melalui control panel/ cpanel account hostingnya. </p>
<p>Beberapa CMS yg sering digunakan user:    <br />- <a title="Wordpress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">WordPress</a> : biasanya dipakai untuk web bertipe blog personal, artikel, tapi ada juga yg menggunakannya untuk web company profile, dan saat ini sudah ada beberapa pengembangan plugin mutakhir seperti Toko Online, <a title="Forum" target="_blank" href="http://www.ngariung.com">Forum</a> online, dlsb, sangat menakjubkan! contohnya seperti Blog <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> ini <a href="http://www.potter.web.id">www.potter.web.id</a>    <br />- Joomla : biasanya di pakai untuk web bertipe profile perusahaan, pemerintah, sekolah, profile sekolah dan sejenisnya     <br />- OSCommerce: di pakai untuk web bertipe toko online.</p>
<p><a title="PhpBB" target="_blank" href="http://www.ngariung.com">PhpBB</a>: Di pakai untuk Tipe <a title="Forum" target="_blank" href="http://www.ngariung.com">Forum</a> online, contohnya seperti <a href="http://www.Ngariung.com">www.Ngariung.com</a></p>
<blockquote><p>Demikian, Semoga penjelasan diatas cukup membantu memberikan pencerahan, bagi anda yang membutuhkan bantuan jangan segan &#8211; segan menghubungi <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a>, sebagai sesama Blogger Indonesia akan <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> bantu dengan senang hati apabila <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> bisa membantu ^^</p>
<p>&#160;</p>
<p>Penulis: <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">mayasari</a>, <a href="http://www.Potter.web.id">Www.Potter.web.id</a></p>
<p>Image: Blogspot</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/sekilas-tips-pembuatan-website-untuk-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menaikan Memory Limit</title>
		<link>http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 11:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Plugin Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/</guid>
		<description><![CDATA[Share Fatal error: Allowed memory size of xxxxxxxxx bytes exhausted (tried to allocate xxxxxxxxx bytes) in somefile.php Fatal Error: PHP Allowed Memory Size Exhausted Apakah anda pernah menjumpai error seperti itu? kali ini saya ingin membagi sedikit pengetahuan dan pengalaman Mengenai kasus memory limit ini , solusinya dapat anda set sendiri dengan membuat file bernama php.ini (menggunakan notepad) dengan isi satu baris perintah text saja, isinya adalah: memory_limit = 64M Selanjutnya upload file php.ini tsb ke folder folder yang terdapat script yang membutuhkan setting memory limit lebih tsb saja. Note : untuk memory limit, sebaiknya di set seminimal mungkin sesuai yang diperlukan saja (maksimal 64MB/ 67108864 bytes saja) atau selebihnya anda harus memakai VPS, so jika ingin lebih silahkan anda tanyakan lebih lanjut/ jelas lagi kepada team support webshosting anda untuk memastikan batas maksimal memory limit yang diperbolehkan, untuk menghindari aktivitas hacker men downkan server dengan cara membuat akses paralel dalam jumlah besar ke account anda yang akan dapat menghabiskan kapasitas memory server. cmiiw. Demikian, semoag dapat memberikan pencerahan untuk anda yang lagi bingung. Jangan lupa sharing di kolom komentar mengenai pengalaman anda. &#160; Penulis: Lilis Mayasari/ LieZMaya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fcara-menaikan-memory-limit%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Cara Menaikan Memory Limit" data-url="http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><blockquote><p><strong>Fatal error: Allowed memory size of xxxxxxxxx bytes exhausted (tried to allocate xxxxxxxxx bytes) in somefile.php</strong></p>
<p><strong>Fatal Error: PHP Allowed Memory Size Exhausted</strong></p>
</blockquote>
<p>Apakah anda pernah menjumpai error seperti itu?</p>
<p>kali ini <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> ingin membagi sedikit pengetahuan dan pengalaman Mengenai kasus memory limit ini , solusinya dapat anda set sendiri dengan membuat file bernama <strong>php.ini</strong> (menggunakan notepad) dengan isi satu baris perintah text saja, isinya adalah: </p>
<blockquote><p><strong>memory_limit = 64M</strong></p>
</blockquote>
<p>Selanjutnya upload file php.ini tsb ke folder folder yang terdapat script yang membutuhkan setting memory limit lebih tsb saja. </p>
<p><strong>Note :</strong> untuk memory limit, sebaiknya di set seminimal mungkin sesuai yang diperlukan saja (maksimal 64MB/ 67108864 bytes saja) atau selebihnya anda harus memakai VPS, so jika ingin lebih silahkan anda tanyakan lebih lanjut/ jelas lagi kepada team support webshosting anda untuk memastikan batas maksimal memory limit yang diperbolehkan, untuk menghindari aktivitas hacker men downkan server dengan cara membuat akses paralel dalam jumlah besar ke account anda yang akan dapat menghabiskan kapasitas memory server. cmiiw.</p>
<p>Demikian, semoag dapat memberikan pencerahan untuk anda yang lagi bingung. Jangan lupa sharing di kolom komentar mengenai pengalaman anda.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Penulis: <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="Mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Mayasari</a>/ <a title="LieZMaya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">LieZMaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/cara-menaikan-memory-limit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Note About .htaccess’s setting</title>
		<link>http://www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 07:20:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cpanel Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/</guid>
		<description><![CDATA[Share How do I enable .htaccess files? In order to use .htaccess files with your Servage Hosting account the feature has to be enabled in the control panel. Otherwise our webserver will ignore it. You find the function &#34;Set .htaccess Files&#34; in the control panel at &#34;Webserver &#62; Set .htaccess files&#34;. Control panel: Go to the page Set .htaccess in the control panel. How do I make simple error messages with .htaccess files? Copy these lines below into a .htaccess file: (It will show only whats between the &#34;&#34; then the error comes). # 400 Bad request: ErrorDocument 400 &#34;Bad request.&#34; # 401 Authorization Required: ErrorDocument 401 &#34;Authentication required.&#34; # 403 Forbidden: ErrorDocument 403 &#34;Forbidden access.&#34; # 404 Not Found: ErrorDocument 404 &#34;Page not found.&#34; # 500 Internal Server Error: ErrorDocument 500 &#34;Server error.&#34; # 503 Service unavailable: ErrorDocument 503 &#34;Service unavailable.&#34; You can also use HTML in them: # 404 Not Found: ErrorDocument 404 &#34;&#60;center&#62;Page not found.&#60;/center&#62;&#34; If you need to link to own pages: ErrorDocument 500 http://caucasusnews.com/news ErrorDocument 404 http://caucasusnews.com/news ErrorDocument 401 http://caucasusnews.com/news ErrorDocument 401 http://caucasusnews.com/news ErrorDocument 403 http://caucasusnews.com/news ErrorDocument 404 http://caucasusnews.com/news &#160; How do I deny one/multiple IP-adresses/hostnames/domains with .htaccess files? Copy these lines below into a .htaccess file: AuthName &#34;Access for webmaster only.&#34; AuthType Basic &#60;Limit GET POST&#62; order deny,allow deny from all allow from 11.222.123.99 &#60;/Limit&#62; Change &#34;11.222.123.99&#34; with your own IP-adress (use only if you have static IP). With more IP-adresses/hostnames/domains: # Block a subnet, e.g. 123.234.56.0 through 123.234.56.255 deny from 123.234.56. # Block a specific host name deny from machine.domain.com # Block a given domain name: deny from .otherdomain.com &#160; PHP-flags to turn things on and off Copy these lines below into a .htaccess file: Remove this character: # (for enabling/put it back for disabling). Note: Multiple choices below. # php_value safe_mode 0 # php_flag safe_mode 0 # php_value safe_mode off # php_flag safe_mode off # php_value safe_mode_gid 0 # php_flag safe_mode_gid 0 # php_value safe_mode_gid off # php_flag safe_mode_gid off # php_value register_globals 0 # php_flag register_globals 0 # php_value register_globals off # php_flag register_globals off &#160; Alternative Index Files You may not always want to use index.htm or index.html as your index file for a directory, for example if you are using PHP files in your site, you may want index.php to be the index file for a directory. You are not limited to &#8216;index&#8217; files though. Using .htaccess you can set foofoo.blah to be your index file if you want to! Alternate index files are entered in a list. The server will work from left to right, checking to see if each file exists, if none of them exisit it will display a directory listing (unless, of course, you have turned this off). DirectoryIndex index.php index.php3 index.html index.htm &#160; Save bandwidth with .htaccess If you pay for your bandwidth, this wee line could save you hard cash. &#60;ifModule mod_php4.c&#62; php_value zlib.output_compression 16386 &#60;/ifModule&#62; All it does is enables PHP&#8217;s built-in transparent zlib compression. This will half your bandwidth usage in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fnote-about-htaccesss-setting%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Note About .htaccess’s setting" data-url="http://www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><h4>How do I enable .htaccess files?</h4>
<p>In order to use .htaccess files with your Servage <a title="Hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">Hosting</a> account the feature has to be enabled in the control panel. Otherwise our webserver will ignore it. </p>
<p>You find the function &quot;<i>Set .htaccess Files</i>&quot; in the control panel at &quot;<i>Webserver &gt; Set .htaccess files</i>&quot;. </p>
<p>Control panel: Go to the page Set .htaccess in the control panel.</p>
<p><a name="How_do_I_make_simple_error_messages_with_.htaccess_files.3F"></a></p>
<h4>How do I make simple error messages with .htaccess files?</h4>
<p>Copy these lines below into a .htaccess file: (It will show only whats between the &quot;&quot; then the error comes). </p>
<blockquote><pre># 400 Bad request:
ErrorDocument 400 &quot;Bad request.&quot;

# 401 Authorization Required:
ErrorDocument 401 &quot;Authentication required.&quot;

# 403 Forbidden:
ErrorDocument 403 &quot;Forbidden access.&quot;

# 404 Not Found:
ErrorDocument 404 &quot;Page not found.&quot;

# 500 Internal Server Error:
ErrorDocument 500 &quot;Server error.&quot;

# 503 Service unavailable:
ErrorDocument 503 &quot;Service unavailable.&quot;</pre>
</blockquote>
<p>You can also use HTML in them: </p>
<blockquote>
<pre># 404 Not Found:
ErrorDocument 404 &quot;&lt;center&gt;Page not found.&lt;/center&gt;&quot;</pre>
</blockquote>
<p>If you need to link to own pages: </p>
<blockquote>
<pre>ErrorDocument 500 http://caucasusnews.com/news
ErrorDocument 404 http://caucasusnews.com/news
ErrorDocument 401 http://caucasusnews.com/news
ErrorDocument 401 http://caucasusnews.com/news
ErrorDocument 403 http://caucasusnews.com/news
ErrorDocument 404 <a href="http://caucasusnews.com/news">http://caucasusnews.com/news
</a></pre>
</blockquote>
<p><a name="How_do_I_deny_one.2Fmultiple_IP-adresses.2Fhostnames.2Fdomains_with_.htaccess_files.3F"></a></p>
<h4>&#160;</h4>
<h4>How do I deny one/multiple IP-adresses/hostnames/domains with .htaccess files?</h4>
<p>Copy these lines below into a .htaccess file: </p>
<blockquote>
<pre>AuthName &quot;Access for webmaster only.&quot;
AuthType Basic
&lt;Limit GET POST&gt;
order deny,allow
deny from all
allow from 11.222.123.99
&lt;/Limit&gt;</pre>
</blockquote>
<p>Change &quot;11.222.123.99&quot; with your own IP-adress (use only if you have static IP). </p>
<p>With more IP-adresses/hostnames/domains: </p>
<blockquote>
<pre># Block a subnet, e.g. 123.234.56.0 through 123.234.56.255
deny from 123.234.56.

# Block a specific <a title="host" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">host</a> name
deny from machine.domain.com

# Block a given domain name:
deny from .otherdomain.com</pre>
</blockquote>
<p><a name="PHP-flags_to_turn_things_on_and_off"></a></p>
<h4>&#160;</h4>
<h4>PHP-flags to turn things on and off</h4>
<p>Copy these lines below into a .htaccess file:<br />
  <br />Remove this character: # (for enabling/put it back for disabling).</p>
<p>Note: Multiple choices below.</p>
<blockquote>
<pre># php_value safe_mode 0
# php_flag safe_mode 0
# php_value safe_mode off
# php_flag safe_mode off

# php_value safe_mode_gid 0
# php_flag safe_mode_gid 0
# php_value safe_mode_gid off
# php_flag safe_mode_gid off

# php_value register_globals 0
# php_flag register_globals 0
# php_value register_globals off
# php_flag register_globals off</pre>
</blockquote>
<p><a name="Alternative_Index_Files"></a></p>
<h4>&#160;</h4>
<h4>Alternative Index Files</h4>
<p>You may not always want to use index.htm or index.html as your index file for a directory, for example if you are using PHP files in your site, you may want index.php to be the index file for a directory. You are not limited to &#8216;index&#8217; files though. Using .htaccess you can set foofoo.blah to be your index file if you want to!<br />
  <br />Alternate index files are entered in a list. The server will work from left to right, checking to see if each file exists, if none of them exisit it will display a directory listing (unless, of course, you have turned this off). </p>
<blockquote>
<pre>DirectoryIndex index.php index.php3 index.html index.htm</pre>
</blockquote>
<p><a name="Save_bandwidth_with_.htaccess"></a></p>
<h4>&#160;</h4>
<h4>Save bandwidth with .htaccess</h4>
<p>If you pay for your bandwidth, this wee line could save you hard cash. </p>
<blockquote>
<pre>&lt;ifModule mod_php4.c&gt;
php_value zlib.output_compression 16386
&lt;/ifModule&gt;</pre>
</blockquote>
<p>All it does is enables PHP&#8217;s built-in transparent zlib compression. This will half your bandwidth usage in one stroke, more than that, in fact. Of course it only works with data being output by the PHP module, but if you design your pages with this in mind, you can use php echo statements, or better yet, php &quot;includes&quot; for your plain html output and just compress everything! Remember, if you run phpsuexec, you&#8217;ll need to put php directives in a local <strong>php.ini</strong> file, NOT .htaccess. </p>
<p>&#160;</p>
<blockquote>
<p>This post is for my Personal’s note or you people who needed this informastion.</p>
<p>Source by: servage.net</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/note-about-htaccesss-setting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian Brute-Force Attack</title>
		<link>http://www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 10:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/</guid>
		<description><![CDATA[Share Mendengar istilah ini waktu pertama kali terus terang saya langsung tertawa geli horor dan teringat salah satu tokoh antagonis kartun Popeye, yaitu si jahat Brutus thea euy. Brute force attack atau dalam bahasa Indonesia disebut juga dengan Serangan brute force ini adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci password yang memungkinkan atau istilah gampangnya mungkin menggunakan Random password/ password acak. Pendekatan ini pada awalnya merujuk pada sebuah program komputer yang mengandalkan kekuatan pemrosesan komputer dibandingkan kecerdasan manusia. Istilah brute force sendiri dipopulerkan oleh Kenneth Thompson, dengan mottonya: &#8220;When in doubt, use brute-force&#8221; (jika ragu, gunakan brute-force). Teknik yang paling banyak digunakan untuk memecahkan password, kunci, kode atau kombinasi. Cara kerja metode ini sangat sederhana yaitu mencoba semua kombinasi yang memungkinkan memecahkan tembok keamanan. Sebuah password dapat dibongkar dengan menggunakan program yang disebut sebagai password cracker. Program password cracker adalah program yang mencoba membuka sebuah password yang telah terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara mencoba semua kemungkinan. Teknik ini sangatlah sederhana, tapi efektivitasnya luar biasa, dan tidak ada satu pun sistem yang aman dari serangan ini, meski teknik ini memakan waktu yang sangat lama, khususnya untuk password yang rumit. Namun ini tidak berarti bahwa password cracker membutuhkan decrypt. Pada prakteknya, mereka kebayakan tidak melakukan itu. Umumnya, kita tidak dapat melakukan decrypt password-password yang sudah terenkripsi dengan algoritma yang kuat. Proses-proses enkripsi modern kebanyakan hanya memberikan satu jalan, di mana tidak ada proses pengembalian enkripsi. Namun, anda menggunakan tool-tool simulasi yang mempekerjakan algoritma yang sama yang digunakan untuk mengenkripsi password orisinal. Tool-tool tersebut membentuk analisa komparatif. Program password cracker tidak lain adalah mesin-mesin ulet pintar. Ia akan mencoba kata demi kata dalam kecepatan tinggi. Mereka menganut &#8220;Azaz Keberuntungan&#8221;, dengan harapan bahwa pada kesempatan tertentu mereka akan menemukan kata atau kalimat yang cocok. Teori ini mungkin tepat mengena pada anda yang terbiasa membuat password asal-asalan. Dan memang pada kenyataannya, password-password yang baik itu lebih sulit untuk ditembus oleh program password seperti halnya password Cracker. Saran: maka sebaiknya anda pergunakan password untuk segala sesuatu terutama untuk hal – hal yang sangat penting, semisalnya password kartu kredit anda, password Cpanel, password email, password PIN HP, dll. Jika pada saat anda melakukan login ke Cpanel atau Email hosting anda dan menemukan pemberitahuan brute Force ini, maka segera laporkan kepada pihak berwajib Team support Webhosting anda untuk segera di cek penyelesaian solusinya. Demikian, semoga dapat memberikan pencerahan. Source: Wkipedia dan Admin Potter.web.id, Lilis Mayasari/ LieZMAya.Web.ID]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fpengertian-brute-force-attack%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Pengertian Brute-Force Attack" data-url="http://www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p style="text-align: justify;"><img style="margin: 5px; display: inline; border: 0px;" title="brute-force-cpanel-by-potterwebid" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2011/02/bruteforcecpanelbypotterwebid.jpg" border="0" alt="brute-force-cpanel-by-potterwebid" width="322" height="215" align="left" /> Mendengar istilah ini waktu pertama kali terus terang <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> langsung tertawa geli <span style="text-decoration: line-through;">horor </span>dan teringat salah satu tokoh antagonis kartun Popeye, yaitu si jahat Brutus thea euy.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Brute force attack</strong> atau dalam bahasa Indonesia disebut juga dengan Serangan brute force ini adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci password yang memungkinkan atau istilah gampangnya mungkin menggunakan Random password/ password acak. Pendekatan ini pada awalnya merujuk pada sebuah program komputer yang mengandalkan kekuatan pemrosesan komputer dibandingkan kecerdasan manusia. Istilah brute force sendiri dipopulerkan oleh Kenneth Thompson, dengan mottonya: <strong>&#8220;When in doubt, use brute-force&#8221;</strong> (jika ragu, gunakan brute-force).</p>
<p style="text-align: justify;">Teknik yang paling banyak digunakan untuk memecahkan password, kunci, kode atau kombinasi. Cara kerja metode ini sangat sederhana yaitu mencoba semua kombinasi yang memungkinkan memecahkan tembok keamanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah password dapat dibongkar dengan menggunakan program yang disebut sebagai <strong>password cracker</strong>. Program password cracker adalah program yang mencoba membuka sebuah password yang telah terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara mencoba semua kemungkinan. Teknik ini sangatlah sederhana, tapi efektivitasnya luar biasa, dan tidak ada satu pun sistem yang aman dari serangan ini, meski teknik ini memakan waktu yang sangat lama, khususnya untuk password yang rumit.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun ini tidak berarti bahwa password cracker membutuhkan decrypt. Pada prakteknya, mereka kebayakan tidak melakukan itu. Umumnya, kita tidak dapat melakukan decrypt password-password yang sudah terenkripsi dengan algoritma yang kuat. Proses-proses enkripsi modern kebanyakan hanya memberikan satu jalan, di mana tidak ada proses pengembalian enkripsi. Namun, anda menggunakan tool-tool simulasi yang mempekerjakan algoritma yang sama yang digunakan untuk mengenkripsi password orisinal. Tool-tool tersebut membentuk analisa komparatif. Program password cracker tidak lain adalah mesin-mesin ulet pintar. Ia akan mencoba kata demi kata dalam kecepatan tinggi. Mereka menganut &#8220;Azaz Keberuntungan&#8221;, dengan harapan bahwa pada kesempatan tertentu mereka akan menemukan kata atau kalimat yang cocok. Teori ini mungkin tepat mengena pada anda yang terbiasa membuat password asal-asalan. Dan memang pada kenyataannya, password-password yang baik itu lebih sulit untuk ditembus oleh program password seperti halnya password Cracker.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Saran:</strong> maka sebaiknya anda pergunakan password untuk segala sesuatu terutama untuk hal – hal yang sangat penting, semisalnya password kartu kredit anda, password Cpanel, password email, password PIN HP, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika pada saat anda melakukan login ke Cpanel atau Email <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> anda dan menemukan pemberitahuan brute Force ini, maka segera laporkan kepada pihak <span style="text-decoration: line-through;">berwajib</span> Team support <a title="Webhosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">Webhosting</a> anda untuk segera di cek penyelesaian solusinya.</p>
<blockquote><p><em>Demikian, semoga dapat memberikan pencerahan.</em></p>
<p>Source: Wkipedia dan Admin Potter.web.id, <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="Mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Mayasari</a>/ <a title="LieZMAya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">LieZMAya</a>.Web.ID</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/pengertian-brute-force-attack/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenis ekstensi Gambar JPG, GIF, PNG dan pengertiannya</title>
		<link>http://www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 08:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/</guid>
		<description><![CDATA[Share Kita Mengenal ada beberapa jenis file gambar yang biasa dan umum kita jumpai, disini kita akan membahas perbedaan dan keunggulan masing masing jenis file gambar tersebut. GIF (Graphic Interchange Format) Jenis file gambar ini sering kita jumpai dan sering kita Pakai, Salah satu ciri khas tipe gambar berekstensi GIF adalah bisa memainkan animasi gambar sederhana. Beberapa karakteristik lain format gambar GIF adalah mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya. Selain itu GIF juga mampu mengkompresi gambar dengan sifat lossless dan mendukung warna transparan. File GIF digunakan untuk mengkompresi file asli sampai dengan 256 warna. Karena sangat tidak mungkin menggunakan file asli untuk ditampilkan ke web mengingat ukuran file asli (dalam bentuk bitmap) luar biasa besarnya. File GIF bisa menghasilkan baik gambar statis maupun dinamis (animasi). Sangat cocok untuk gambar dengan pemisahaan warna yang jelas (tidak bergradasi) seperti logo &#38; teks. JPEG (Joint Photograph Expert Group) JPEG atau Joint Photographic Experts Group adalah format gambar yang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil. Ada beberapa karakteristik gambar dalam JPEG yang tentu kita tahu pasti memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg. :p Selain itu JPEG juga mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color. Mengkompresi gambar dengan sifat lossy. Dan umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto. Jika kita ingin menampilkan gambar foto ataupun gambar dengan detail yang rumit dan bergradasi, kita bisa menggunakan jenis file ini. File JPEG dapat menghasilkan gambar yang hampir seperti aslinya. File JPEG dapat menghasilkan warna sampai dengan 16 juta warna. Toh, warna yang disediakan oleh web browser hanya terbatas sampai dengan 216 warna. Namun demikian web browser akan menggantikan warna yang tidak tersedia dengan warna yang serupa yang tersedia, hingga tampilan gambar tetap akan terlihat cantik. Ukuran file JPEG biasanya lebih besar daripada GIF. PNG (Portable Network Graphic) PNG atau Portable Network Graphics adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagad Jembar – en:World Wide Web). Citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF). File PNG bisa bekerja baik pada gambar dengan pemisahan warna jelas maupun bergradasi. File PNG terbagi atas PNG-8 dan PNG-24. Untuk PNG-8 dapat mengkompresi gambar dengan ukuran file lebih kecil daripada GIF. Sementara PNG-24 menyimpan file dengan ukuran yang lebih besar. PNG-24 biasa digunakan untuk gambar foto ataupun bergradasi, karena gambar yang dihasilkan akan lebih tajam. Kelebihan lainnya, PNG mendukung gambar transparansi. Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF: Channel Alpha (transparansi). Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:”brightness”). Penayangan citra secara progresif (progressive display) Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik. Demikian pembahasan tentang jenis file gambar, perbedaan dan keunggulannya yang saya ambil dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi kita semua dalam menentukan jenis file gambar apa yang akan kita pakai agar mendapatkan hasil yang sempurna.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fjenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Jenis ekstensi Gambar JPG, GIF, PNG dan pengertiannya" data-url="http://www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p>Kita Mengenal ada beberapa jenis file gambar yang biasa dan umum kita jumpai, disini kita akan membahas perbedaan dan keunggulan masing masing jenis file gambar tersebut. </p>
<p><strong>GIF (Graphic Interchange Format) </strong></p>
<p>Jenis file gambar ini sering kita jumpai dan sering kita Pakai, Salah satu ciri khas tipe gambar berekstensi GIF adalah bisa memainkan animasi gambar sederhana. Beberapa karakteristik lain format gambar <strong>GIF adalah mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya</strong>. Selain itu GIF juga mampu mengkompresi gambar dengan sifat lossless dan mendukung warna transparan.    <br />File GIF digunakan untuk mengkompresi file asli sampai dengan 256 warna. Karena sangat tidak mungkin menggunakan file asli untuk ditampilkan ke web mengingat ukuran file asli (dalam bentuk bitmap) luar biasa besarnya. </p>
<p>File GIF bisa menghasilkan baik gambar statis maupun dinamis (animasi). Sangat cocok untuk gambar dengan pemisahaan warna yang jelas (tidak bergradasi) seperti logo &amp; teks. </p>
<p><strong>JPEG (Joint Photograph Expert Group) </strong></p>
<p>JPEG atau Joint Photographic Experts Group adalah format gambar yang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil. Ada beberapa karakteristik gambar dalam JPEG yang tentu kita tahu pasti memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg. :p Selain itu JPEG juga mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color. Mengkompresi gambar dengan sifat lossy. Dan umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto. </p>
<p>Jika kita ingin menampilkan gambar foto ataupun gambar dengan detail yang rumit dan bergradasi, kita bisa menggunakan jenis file ini. File <strong>JPEG dapat menghasilkan gambar yang hampir seperti aslinya. File JPEG dapat menghasilkan warna sampai dengan 16 juta warna</strong>. Toh, warna yang disediakan oleh web browser hanya terbatas sampai dengan 216 warna. Namun demikian web browser akan menggantikan warna yang tidak tersedia dengan warna yang serupa yang tersedia, hingga tampilan gambar tetap akan terlihat cantik. <strong>Ukuran file JPEG biasanya lebih besar daripada GIF</strong>. </p>
<p><strong>PNG (Portable Network Graphic) </strong></p>
<p>PNG atau Portable Network Graphics adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut. Secara umum PNG dipakai untuk <em>Citra Web (Jejaring jagad Jembar – en:World Wide Web)</em>. Citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF). </p>
<p>File PNG bisa bekerja baik pada gambar dengan pemisahan warna jelas maupun bergradasi. File PNG terbagi atas <strong>PNG-8 dan PNG-24. </strong>Untuk <u><strong>PNG-8</strong> dapat mengkompresi gambar dengan ukuran file lebih kecil daripada GIF</u>. Sementara <u><strong>PNG-24</strong> menyimpan file dengan ukuran yang lebih besar</u>. PNG-24 biasa digunakan untuk gambar foto ataupun bergradasi, karena gambar yang dihasilkan akan lebih tajam. Kelebihan lainnya, PNG mendukung gambar transparansi. </p>
<p>Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF: Channel Alpha (transparansi). Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:”brightness”). Penayangan citra secara progresif (progressive display) Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik. </p>
<blockquote><p>Demikian pembahasan tentang jenis file gambar, perbedaan dan keunggulannya yang <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> ambil dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi kita semua dalam menentukan jenis file gambar apa yang akan kita pakai agar mendapatkan hasil yang sempurna.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/jenis-ekstensi-gambar-jpg-gif-png-dan-pengertiannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian HTTPS (SSL Certificate pada firefox)</title>
		<link>http://www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 03:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/</guid>
		<description><![CDATA[Share https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443. Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’ Perlu diketahui: Kesalahpahaman yang sering terjadi pada pengguna kartu kredit di web ialah dengan menganggap HTTPS “sepenuhnya” melindungi transaksi mereka. Sedangkan pada kenyataannya, HTTPS hanya melakukan enkripsi informasi dari kartu mereka antara browser mereka dengan web server yang menerima informasi. Pada web server, informasi kartu mereke secara tipikal tersimpan di database server (kadang-kadang tidak langsung dikirimkan ke pemroses kartu kredit), dan server database inilah yang paling sering menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Pada browser Firefox selalu muncul peringatan “This Connection is Untrusted” ketika mengakses HTTPS, dan untuk dapat mengaksesnya kita harus memvalidasi/ menyetujui SSL sertifikatnya. Demikian, semoga bermanfaat. Lilis Mayasari, source: Wikipedia]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fpengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Pengertian HTTPS (SSL Certificate pada firefox)" data-url="http://www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p><a href="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2011/01/firefox_untrusted_ssl_certificate.png"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="firefox_untrusted_ssl_certificate" border="0" alt="firefox_untrusted_ssl_certificate" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2011/01/firefox_untrusted_ssl_certificate_thumb.png" width="554" height="302" /></a> </p>
<p><strong>https</strong> adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.    <br />Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol <strong>SSL</strong> (Secure Socket layer) atau protokol <strong>TLS</strong> (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya <strong>port HTTPS adalah 443</strong>.    <br />Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.    <br />Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘<a href="https://&rsquo;">https://’</a> bukan dengan ‘<a href="http://&rsquo;">http://’</a></p>
<p><strong><font color="#ff0000">Perlu diketahui:</font></strong> Kesalahpahaman yang sering terjadi pada pengguna kartu kredit di web ialah dengan menganggap HTTPS <strong><em>“sepenuhnya”</em></strong> melindungi transaksi mereka. Sedangkan pada kenyataannya, <strong>HTTPS hanya melakukan enkripsi informasi dari kartu mereka antara browser mereka dengan web server yang menerima informasi.</strong> Pada web server, informasi kartu mereke secara tipikal tersimpan di database server (kadang-kadang tidak langsung dikirimkan ke pemroses kartu kredit), dan server database inilah yang paling sering menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.</p>
<p>Pada browser Firefox selalu muncul peringatan “This Connection is Untrusted” ketika mengakses HTTPS, dan untuk dapat mengaksesnya kita harus memvalidasi/ menyetujui SSL sertifikatnya.</p>
<p>Demikian, semoga bermanfaat. <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="Mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Mayasari</a>, source: Wikipedia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/pengertian-https-ssl-certificate-pada-firefox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara cepat hapus cache DNS dengan Flush DNS di komputer anda</title>
		<link>http://www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 14:48:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Domain]]></category>
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Share Jika anda baru saja pindah hosting dan harus mengganti NS server domain dengan alamat lain mau tidak mau harus menunggu sekitar 24-48 jam kedepan setelah diarahkan untuk dapat kita akses dengan baik website tersebut (faktornya dari cache komputer atau koneksi internet anda yang lama merefresh tampilan baru website/ masih server lama), nah hal ini sebenarnya atau mungkin anda juga adalah hal yang membosankan karena suatu saat kita sedang bergairahnya untuk membuat website hehe. Nah sebenarnya ada cara yang cepat untuk itu lho, monggo simak tutorialnya dibawah ini: - Silahkan masuk ke Command Promp (CMD) melalui Start –&#62; RUN.. –&#62; lalu ketik CMD - Setelah muncul Jendela, lalu ketik CD (spasi) C:\ (dengan tujuan untuk merubah direktori ke C) - Setelah kita masuk ke direktori C: maka silahkan anda Ketik C:&#62;ipconfig/flufsdns -&#62; Enter. - Jikalau berhasil, maka akan muncul baris pesan successfully flushed the DNS Resolver Cache seperti contoh gambar dibawah ini (yang artinya kita sudah berhasil membersihkan cache DNS). Nah selanjutnya silahkan coba disconnect koneksi internet kita sebentar, kemudian reconnect kembali dan coba buka website kita. Namun Kalaupun ternyata tidak secara langsung bisa digunakan untuk mengakses blog/domain, silahkan coba saja anda tunggu beberapa menit lagi, Close Broser anda juga lalu buka kembali. Biasanya akses blog/domain sudah bisa normal, jika masih belum bisa juga silahkan tunggu beberapa jam kemudian. Namun jikalau masih belum bisa juga coba cek apakah NS sudah mengarah dengan benar ke server dengan cara mengecenya di halaman intodns.com. Bisa jadi ada kesalahan teknis dari pihak Provider hosting anda juga. Demikian tips tutorial saya kali ini, semoga dapat membantu bagi anda yang sedang pusing ya ^^ By: Lilis mayasari AKA LieZMaya. Ilmu ini sebagian saya peroleh dari bujangrimbo.com.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fcara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Cara cepat hapus cache DNS dengan Flush DNS di komputer anda" data-url="http://www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p>Jika anda baru saja pindah <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> dan harus mengganti NS server domain dengan alamat lain mau tidak mau harus menunggu sekitar 24-48 jam kedepan setelah diarahkan untuk dapat kita akses dengan baik website tersebut (faktornya dari cache komputer atau koneksi internet anda yang lama merefresh tampilan baru website/ masih server lama), nah hal ini sebenarnya atau mungkin anda juga adalah hal yang membosankan karena suatu saat kita sedang bergairahnya untuk membuat website hehe. Nah sebenarnya ada cara yang cepat untuk itu lho, monggo simak tutorialnya dibawah ini:</p>
<ul>
<li>- Silahkan masuk ke <strong>Command Promp (CMD)</strong> melalui <strong>Start –&gt; RUN..</strong> –&gt; lalu ketik <strong>CMD</strong></li>
<li>- Setelah muncul Jendela, lalu ketik <strong>CD</strong> (spasi)<strong> C:\</strong> (dengan tujuan untuk merubah direktori ke C) </li>
<li>- Setelah kita masuk ke direktori C: maka silahkan anda Ketik <strong>C:&gt;ipconfig/flufsdns </strong>-&gt; <strong>Enter.</strong></li>
<li>- Jikalau berhasil, maka akan muncul baris pesan <strong>successfully flushed the DNS Resolver Cache </strong>seperti contoh gambar dibawah ini (yang artinya kita sudah berhasil membersihkan cache DNS).</li>
<li></li>
<li><a href="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2011/01/flushcacheDNS.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="flush cache DNS" border="0" alt="flush cache DNS" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2011/01/flushcacheDNS_thumb.jpg" width="504" height="256" /></a> </li>
</ul>
<p>Nah selanjutnya silahkan coba <strong>disconnect koneksi internet</strong> kita sebentar, kemudian <strong>reconnect kembali</strong> dan coba buka website kita. Namun Kalaupun ternyata tidak secara langsung bisa digunakan untuk mengakses blog/domain, silahkan coba saja anda tunggu <strong>beberapa menit lagi</strong>, Close Broser anda juga lalu buka kembali. Biasanya akses blog/domain sudah bisa normal, jika masih belum bisa juga silahkan tunggu beberapa jam kemudian. Namun jikalau masih belum bisa juga coba cek apakah NS sudah mengarah dengan benar ke server dengan cara mengecenya di halaman intodns.com. Bisa jadi ada kesalahan teknis dari pihak <a title="Provider" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">Provider</a> <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> anda juga.</p>
<blockquote><p>Demikian tips tutorial <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> kali ini, semoga dapat membantu bagi anda yang sedang pusing ya ^^</p>
<p>By: <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">mayasari</a> AKA <a title="LieZMaya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">LieZMaya</a>.</p>
<p><a title="Ilmu" target="_blank" href="http://www.tajirkaya.com">Ilmu</a> ini sebagian <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> peroleh dari bujangrimbo.com.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/cara-cepat-hapus-cache-dns-dengan-flush-dns-di-komputer-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara membuat SubDomain di Cpanel hosting</title>
		<link>http://www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2010 03:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Domain]]></category>
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/</guid>
		<description><![CDATA[Share Subdomain menurut Wikipedia adalah bagian dari sebuah nama domain induk. Subdomain umumnya mengacu ke suatu alamat fisik di sebuah situs contohnya: wikipedia.org merupakan sebuah domain induk. Sedangkan id.wikipedia.org merupakan sebuah sub domain. Biasanya, subdomain ada di depan domain dan dipisah dengan titik, seperti id.wikipedia.org. id merupakan subdomain wikipedia, sedangkan wikipedia itu sendiri adalah domain induk. Subdomain juga sebagai Third level domain. Untuk cara pembuatan Subdomain ini silahkan ikuti langkah – langkahnya sbb: 1. Login ke Cpanel anda, misalnya www.domainsaya.com/cpanel 2. Lalu cari icon gambar subdomain seperti dibawah ini dan klik 3. Lalu masukan subdomain yang ingin anda buat disana sesuai dengan keinginan anda seperti gambar dibawah ini 4. Dan kalau berhasil, akan muncul tulisan seperti dibawah ini… Untuk selanjutnya subdomain siap digunakan, penggunaannya sama saja dengan domain utama, hanya saja untuk mengupload anda harus langsung menggunakannya dari Cpanel domain Utama dan domain FTP utama juga, disana akan ada folder baru subdomain tsb yang terbentuk pada public_html….sama halnya dengan Addon Domains juga :) Demikian, semoga dapat membantu dan memberikan pencerahan buat yang lagi pusing ya ^_^ Penulis: Lilis Mayasari/ LieZMaya.Web.ID]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fcara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="Cara membuat SubDomain di Cpanel hosting" data-url="http://www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><blockquote><p>Subdomain menurut Wikipedia adalah <strong>bagian dari sebuah nama domain induk</strong>. Subdomain umumnya mengacu ke suatu alamat fisik di sebuah situs contohnya: wikipedia.org merupakan sebuah domain induk. Sedangkan id.wikipedia.org merupakan sebuah sub domain. Biasanya, subdomain ada di depan domain dan dipisah dengan titik, seperti id.wikipedia.org. id merupakan subdomain wikipedia, sedangkan wikipedia itu sendiri adalah domain induk. Subdomain juga sebagai Third level domain.</p>
</blockquote>
<p>Untuk cara pembuatan Subdomain ini silahkan ikuti langkah – langkahnya sbb:</p>
<p>1. <strong>Login ke Cpanel</strong> anda, misalnya <a href="http://www.domainsaya.com/cpanel">www.domainsaya.com/cpanel</a></p>
<p>2. Lalu cari icon gambar subdomain seperti dibawah ini dan klik</p>
<p><a href="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/11/subdomain1potterweb.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="subdomain1-potterweb" border="0" alt="subdomain1-potterweb" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/11/subdomain1potterweb_thumb.jpg" width="384" height="116" /></a> </p>
<p>3. Lalu masukan subdomain yang ingin anda buat disana sesuai dengan keinginan anda seperti gambar dibawah ini</p>
<p><a href="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/11/subdomain2potterweb.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="subdomain2-potterweb" border="0" alt="subdomain2-potterweb" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/11/subdomain2potterweb_thumb.jpg" width="441" height="145" /></a> </p>
</p>
</p>
<p>4. Dan kalau berhasil, akan muncul tulisan seperti dibawah ini…</p>
<p><a href="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/11/subdomain3potterweb.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="subdomain3-potterweb" border="0" alt="subdomain3-potterweb" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/11/subdomain3potterweb_thumb.jpg" width="430" height="102" /></a> </p>
<p>Untuk selanjutnya subdomain siap digunakan, penggunaannya sama saja dengan domain utama, hanya saja untuk mengupload anda harus langsung menggunakannya dari Cpanel domain Utama dan domain FTP utama juga, disana akan ada folder baru subdomain tsb yang terbentuk pada public_html….sama halnya dengan Addon Domains juga :)</p>
<blockquote><p>Demikian, semoga dapat membantu dan memberikan pencerahan buat yang lagi pusing ya ^_^</p>
<p>Penulis: <a href="http://potter.web.id/about-me">Lilis Mayasari</a>/ <a href="http://www.liezmaya.web.id">LieZMaya</a>.Web.ID</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/cara-membuat-subdomain-di-cpanel-hosting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HTTP Error: Crunching Error Gagal upload Images dalam Blog WordPress</title>
		<link>http://www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/</link>
		<comments>http://www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 16:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lilis Mayasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Share Beberapa waktu lalu saya membuat Blog baru lagi untuk menyimpan uneg2 atau sekedar catatan personal yang tidak ada hubungannya dengan bisnis atau dunia komersil IT hehe dengan alamat www.caping.us yang saya aktifkan pada bulan september. ketika saya masih asyik mengotak atik blog tersebut dan sedang bersemangat mempublish tulisan saya tersendat dengan fasilitas upload image untuk postingan saya kali itu, berbagai cara untuk memperbaikinya saya lakukan dengan referensi dari pengalaman para pengguna wordpress lainnya namun tetap saja tidak bisa juga. Kali itu ketika saya menggunakan flash uploader di media uploader supaya lebih cepat dan dapat mengupload multiple image keterangan yang muncul adalah HTTP Error setelah beberapa menit mentok/ mandeg di proses crunching…Nah lalu saya coba menggunakan fasilitas Browser uploader malah sama saja error, malah yang muncul keterangannya adalah Kode 500 internal server error, wah lumayan bikin saya kesel juga karena beberapa cara masih juga tidak berhasil mengatasinya. lalu kali itu saya menyerah lalu menguninstall fasilitas CMS wordpress dari www.caping.us tsb, say akira ada settinganya yang salah sewaktu update ke versi 3.1 menggunakan automatic update dari halaman administrator, malahan waktu itu saya sempat mengupdate status di koprol dan twitter mengenai error ini haha Tapi ahaaaaay sama saja tidak berfungsi juga :( sia2 deh jadinya….padahal dah install ulang sampe 3x hiks bahkan sampai menguninstall Adobe flash player hhhh. Kali itu dah putus asa rasanya, lalu saya pun meminta saran kakak saya untuk menganalisa dan dia pun sama bingungnya…namun sodara – sodara setelah kakak saya menganalisa lebih lanjut ternyata problemnya itu mentok di IP firewall modem huahaha. Sudahlah, kali ini saya ingin berbagi tips yang sudah saya pelajari kemarin dari berbagai artikel sumber, terutama forum diskusi wordpress.org untuk mengatasi masalah sama persis seperti diatas kalau – kalau anda sedang mengalaminya dan pusing dua belas keliling :P Coba cek lagi file image yang ingin anda upload, pastikan sizenya jangan terlalu besar melebihi 250KB Cek lagi apakah disk space website anda masih mencukupi? silahkan cek langsung di halaman Cpanel –&#62; Disk space Lalu pastikan kalau koneksi internet anda sedang tidak lelet sewaktu mengupload, dan jangan dibarengkan dengan kegiatan upload/ download lainnya apalagi kalau sizenya besar2. Lalu untuk masalah teknisnya pada wordpressnya sendiri silahkan anda login ke file manager/ FTP lalu public_html direktori blog anda tsb, carilah dan edit file yang bernama .htaccess, silahkan tambahkan baris perintah berikut: &#60;IfModule mod_security.c&#62; SecFilterEngine Off SecFilterScanPOST Off &#60;/IfModule&#62; Tambahkan (Copy paste) kode tersebut diatas tepat dibawah/ paling bawah kode2 yang terdapat dalam .htaccess (biasanya ada tulisan # END WordPress), contohnya ini nih… Pastikan kalau permissions dari folder Wp-content –&#62; upload anda adalah 755 (kalau kurang paham silahkan tanyakan saya atau minta tolong langsung kepada team support hosting anda). pastikan di menu Settings &#62;&#62; Miscellaneous, kolom “Store uploads in this folder” tulisannya wp-content/uploads, bukan wp-content/uploads/ atau namasubfolder/wp-content/uploads atau lainnya… Dan juga opsi “Organize my uploads into month- and year-based folders” dicentang saja. Well, semoga dapat membantu ya…kalau masih stuck juga, pastiin saja errornya bukan terletak pada security firewall koneksi internet anda atau pada server hostingan anda. Penulis: Lilis mayasari/ LieZMaya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="height:33px;" class="really_simple_share robots-nocontent snap_nopreview"><div class="really_simple_share_facebook_like" style="width:50px;">
				<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.potter.web.id%2Fhttp-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=50&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;send=false&amp;height=27" 
						scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:50px; height:27px;" allowTransparency="true"></iframe>
				</div>
					<div style="float:left; width:50px; padding-left:10px;" class="really_simple_share_facebook_like_send">
					<fb:send href="http://www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/" font=""></fb:send>
					</div><div class="really_simple_share_google1" style="width:50px;">
					<g:plusone size="medium" href="http://www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/" ></g:plusone>
				</div><div class="really_simple_share_facebook" style="width:px;">
					<a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php" share_url="www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/">Share</a> 
				</div><div class="really_simple_share_twitter" style="width:50px;">
					<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="horizontal" 
						data-text="HTTP Error: Crunching Error Gagal upload Images dalam Blog WordPress" data-url="http://www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/" 
						data-via="" ></a> 
				</div></div>
		<div style="clear:both;"></div><p>Beberapa waktu lalu <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> membuat Blog baru lagi untuk menyimpan uneg2 atau sekedar catatan personal yang tidak ada hubungannya dengan bisnis atau dunia komersil IT hehe dengan alamat <a href="http://www.caping.us">www.caping.us</a> yang <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> aktifkan pada bulan september. ketika <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> masih asyik mengotak atik blog tersebut dan sedang bersemangat mempublish tulisan <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> tersendat dengan fasilitas upload image untuk postingan <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> kali itu, berbagai cara untuk memperbaikinya <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> lakukan dengan referensi dari pengalaman para pengguna <a title="wordpress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">wordpress</a> lainnya namun tetap saja tidak bisa juga.</p>
<p><a href="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/10/htaccesswordpresserror.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="htaccess-wordpress-error" border="0" alt="htaccess-wordpress-error" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/10/htaccesswordpresserror_thumb.jpg" width="504" height="143" /></a> </p>
<p>Kali itu ketika <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> menggunakan flash uploader di media uploader supaya lebih cepat dan dapat mengupload multiple image keterangan yang muncul adalah HTTP Error setelah beberapa menit mentok/ mandeg di proses crunching…Nah lalu <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> coba menggunakan fasilitas Browser uploader malah sama saja error, malah yang muncul keterangannya adalah Kode 500 internal server error, wah lumayan bikin <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> kesel juga karena beberapa cara masih juga tidak berhasil mengatasinya. lalu kali itu <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> menyerah lalu menguninstall fasilitas CMS <a title="wordpress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">wordpress</a> dari <a href="http://www.caping.us">www.caping.us</a> tsb, say akira ada settinganya yang salah sewaktu update ke versi 3.1 menggunakan automatic update dari halaman administrator, malahan waktu itu <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> sempat mengupdate status di koprol dan twitter mengenai error ini haha Tapi ahaaaaay sama saja tidak berfungsi juga :( sia2 deh jadinya….padahal dah install ulang sampe 3x hiks bahkan sampai menguninstall Adobe flash player hhhh.<img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 1px auto; display: block; float: none; border-top: 0px; border-right: 0px" title="twitter-error" border="0" alt="twitter-error" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/10/twittererror.jpg" width="514" height="121" /> </p>
<p>Kali itu dah putus asa rasanya, lalu <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> pun meminta saran kakak <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> untuk menganalisa dan dia pun sama bingungnya…namun sodara – sodara setelah kakak <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> menganalisa lebih lanjut ternyata problemnya itu mentok di IP firewall modem huahaha.</p>
<p>Sudahlah, kali ini <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> ingin berbagi tips yang sudah <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> pelajari kemarin dari berbagai artikel sumber, terutama <a title="forum" target="_blank" href="http://www.ngariung.com">forum</a> diskusi <a title="wordpress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">wordpress</a>.org untuk mengatasi masalah sama persis seperti diatas kalau – kalau anda sedang mengalaminya dan pusing dua belas keliling :P</p>
<ul>
<li>Coba cek lagi file image yang ingin anda upload, pastikan <strong>sizenya jangan terlalu besar</strong> melebihi 250KB</li>
<li>Cek lagi apakah disk <strong>space website anda masih mencukupi?</strong> silahkan cek langsung di halaman Cpanel –&gt; Disk space</li>
<li>Lalu pastikan kalau koneksi internet anda <strong>sedang tidak lelet sewaktu mengupload</strong>, dan jangan dibarengkan dengan kegiatan upload/ download lainnya apalagi kalau sizenya besar2.</li>
<li>Lalu untuk masalah teknisnya pada wordpressnya sendiri silahkan anda login ke file manager/ FTP lalu public_html direktori blog anda tsb, carilah dan edit file yang bernama <strong>.htaccess</strong>, silahkan tambahkan baris perintah berikut:</li>
</ul>
<div class="csharpcode">
<pre class="alt">&lt;IfModule mod_security.c&gt;</pre>
<pre>SecFilterEngine Off</pre>
<pre class="alt">SecFilterScanPOST Off</pre>
<pre>&lt;/IfModule&gt;</pre>
</div>
<style type="text/css">
.csharpcode, .csharpcode pre
{
	font-size: small;
	color: black;
	font-family: consolas, "Courier New", courier, monospace;
	background-color: #ffffff;
	/*white-space: pre;*/
}
.csharpcode pre { margin: 0em; }
.csharpcode .rem { color: #008000; }
.csharpcode .kwrd { color: #0000ff; }
.csharpcode .str { color: #006080; }
.csharpcode .op { color: #0000c0; }
.csharpcode .preproc { color: #cc6633; }
.csharpcode .asp { background-color: #ffff00; }
.csharpcode .html { color: #800000; }
.csharpcode .attr { color: #ff0000; }
.csharpcode .alt 
{
	background-color: #f4f4f4;
	width: 100%;
	margin: 0em;
}
.csharpcode .lnum { color: #606060; }</style>
<p>Tambahkan (Copy paste) kode tersebut diatas tepat dibawah/ paling bawah kode2 yang terdapat dalam .htaccess (biasanya ada tulisan <strong># END <a title="WordPress" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">WordPress</a></strong>), contohnya ini nih…</p>
<p><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="htaccess-wordpress" border="0" alt="htaccess-wordpress" src="http://potter.web.id/wp-content/uploads/2010/10/htaccesswordpress.jpg" width="321" height="256" /> </p>
<ul>
<li>Pastikan kalau permissions dari folder <strong>Wp-content –&gt; upload anda adalah 755</strong> (kalau kurang paham silahkan tanyakan <a title="saya" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">saya</a> atau minta tolong langsung kepada team support <a title="hosting" target="_blank" href="http://www.webiihost.com/?ref=31">hosting</a> anda).</li>
<li>pastikan di menu <strong>Settings &gt;&gt; Miscellaneous</strong>, kolom “<strong>Store uploads in this folder</strong>” tulisannya <strong>wp-content/uploads</strong>, bukan wp-content/uploads/ atau namasubfolder/wp-content/uploads atau lainnya…</li>
<li>Dan juga opsi “Organize my uploads into month- and year-based folders” dicentang saja.</li>
</ul>
<blockquote>
<p>Well, semoga dapat membantu ya…kalau masih stuck juga, pastiin saja errornya bukan terletak pada security firewall koneksi internet anda atau pada server hostingan anda.</p>
<p>Penulis: <a title="Lilis" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">Lilis</a> <a title="mayasari" target="_blank" href="http://goo.gl/gmrBO">mayasari</a>/ <a href="http://www.liezmaya.web.id">LieZMaya</a>.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.potter.web.id/http-error-crunching-error-http-error-can-not-upload-images-on-wordpress-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

